Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa yang belum
memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pembelajaran
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti masih dilaksanakan
secara konvensional, sehingga selain hasil belajar yang belum
maksimal, siswa juga kurang bersemangat dalam mengikuti
pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas
penggunaan media video YouTube dalam meningkatkan hasil
belajar siswa. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain quasi
eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi,
dan dokumentasi menggunakan lembar tes, lembar observasi, dan
lembar dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media YouTube
dibagi menjadi dua tahap, yakni perancangan dan penggunaan.
Tahap perancangan meliputi pembuatan video pembelajaran,
pengunggahan video ke aplikasi YouTube, dan penjelasan langkah
langkah penggunaan media tersebut. Tahap penggunaan
berlangsung selama proses pembelajaran dengan kegiatan
pembuka, inti (penggunaan media YouTube), dan penutup.
Penggunaan media YouTube berjalan dengan baik saat
pembelajaran. Analisis hasil belajar siswa pada kelas eksperimen
menunjukkan nilai pretest rata-rata 5,429 dan posttest 7,571,
sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai pretest 5,200 dan
posttest 6,257. Efektivitas penggunaan media YouTube terhadap
hasil belajar siswa mencapai 20%.