Abstract:
Kecemasan matematis selama ini banyak dipahami sebagai gangguan kognitif yang menghambat pemrosesan
informasi dan performa matematika, tetapi perspektif tersebut belum sepenuhnya menjelaskan pengalaman
subjektif, relasional, dan kontekstual siswa. Penelitian ini bertujuan mereformulasi kecemasan matematis secara
konseptual melalui perspektif psikologi humanistik dengan mengintegrasikan temuan mengenai dimensi kognitif
afektif, pengalaman subjektif, self-belief, agensi, relasi pedagogis, dan perkembangan psikologis. Penelitian
menggunakan library research dengan pendekatan thematic literature review. Literatur ditelusuri pada Web of
Science, Scopus, Google Scholar, dan GARUDA untuk publikasi Januari 2020–Mei 2026. Dari 85 rekaman yang
teridentifikasi, setelah penghapusan duplikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan penerapan kriteria inklusi
eksklusi, diperoleh 16 artikel untuk dianalisis secara tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kecemasan
matematis merupakan pengalaman psikologis multidimensional yang terbentuk melalui interaksi kognisi-afeksi,
self-concept, agensi, relasi sosial, konteks pedagogis, keamanan psikologis, serta kebutuhan akan perkembangan
diri. Reformulasi ini memperluas orientasi dari sekadar reduksi kecemasan dan peningkatan performa menuju
pembelajaran yang aman, suportif, bermakna, dan berorientasi pada pertumbuhan.