Abstract:
DESTY DITHA AULIA, Hubungan antara Self-Regulated Learning dengan
Stres Akademik Pada Mahasiswa yang Bekerja di Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN
Pontianak: Fakultas Ushuluddin dan Adab Program Studi Psikologi Islam Institut
Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2026.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: (1) sejauh mana kemampuan
self-regulated learning pada mahasiswa yang bekerja; (2) sejauh mana tingkat stres
akademik pada mahasiswa yang bekerja; (3) hubungan antara self-regulated learning
dan stres akademik dalam konteks mahasiswa yang bekerja.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional
untuk mengetahui tingkat hubungan antara kedua variabel tanpa memberikan
perlakuan terhadap subjek penelitian. Sampel berjumlah 55 mahasiswa yang dipilih
berdasarkan kriteria yaitu, mahasiswa aktif semester 1-7 baik laki-laki maupun
perempuan yang bekerja secara penuh waktu, paruh waktu, maupun menjalankan usaha
secara mandiri. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua instrumen,
yakni skala self-regulated learning yang disusun berdasarkan landasan teori
Zimmerman dan Martinez-Pons, serta skala stres akademik yang dikembangkan
dengan mengacu pada aspek-aspek yang dikemukakan oleh Gadzella. Analisis data
dilakukan menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson.
Hasil analisis data menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,554
dengan tingkat signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Nilai tersebut menunjukkan adanya
hubungan negatif yang signifikan antara self-regulated learning dan stres akademik.
Artinya, semakin tinggi kemampuan mahasiswa dalam mengatur proses belajarnya
secara mandiri, maka semakin rendah tingkat stres akademik yang dialami. Sebaliknya,
rendahnya kemampuan regulasi diri dalam belajar berkaitan dengan meningkatnya
stres akademik. Selain itu, hasil analisis koefisien determinasi (R²) sebesar 0,307
mengindikasikan bahwa self-regulated learning memberikan kontribusi sebesar 31%
terhadap variasi stres akademik. Sementara itu, sebesar 69% variasi stres akademik
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel yang diteliti dalam penelitian ini.
Berdasarkan hasil pengelompokan skor, variabel self-regulated learning maupun stres
akademik pada mahasiswa yang bekerja berada pada kategori sedang.