Abstract:
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas merupakan metode pembelajaran yang banyak digunakan sebagai
alternatif dalam menghadapi kondisi pandemi yang melanda hampir seluruh dunia. Namun, dalam
pelaksanaannya peneliti memandang belum banyak yang mengali informasi terkait sejauh mana
efektivitas pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan. Adapun penelitian yang telah ada hanya
menggali informasi pada skala kecil. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pembelajaran
tatap muka terbatas terhadap perkembangan nilai agama dan moral anak di TK Se-Kota Pontianak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam
penelitian adalah seluruh TK se-kota Pontianak dengan penarikan sampel menggunakan proportionate
stratified random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 30 TK/RA. Teknik pengumpulan data
menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini
menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil
kuesioner persepsi guru yang dikonversikan ke nilai persepsi interval keefektifan menunjukan bahwa,
pengelolaan pembelajran 3,11 dikategori efektif, aktivitas pembelajaran 3,14 dikategori efektif,
ketuntasan pembelajaran 3,08 dikategori efektif, sarana dan prasarana pembelajaran 3,15 dikategori
efektif. Sehingga secara keseluruhan dirata-ratakan sebesar 3,12, yaitu memiliki makna efektivitas
pembelajaran tatap muka terbatas berada pada kategori “efektif”.