Abstract:
WULANDARI, 12111008. Konsep Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Ki Hajar Dewantara Dalam Buku Ki Hadjar Dewantara Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan Sikap Merdeka Bagian I (Pendidikan). Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) ). Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan Anak Usia Dini (AUD) menurut Ki Hadjar Dewantara sebagaimana tertuang dalam buku Ki Hadjar Dewantara: Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka Bagian I (Pendidikan). Fokus kajian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu 1). Bagaimana pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang bermain bagi AUD, 2). Bagaimana pembentukan karakter anak usia dini menurut Ki Hadjar Dewantara. 3). Bagaimana relevansi pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang Pendidikan Anak Usia Dini saat ini.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan sumber primer berupa buku karya Ki Hadjar Dewantara, dan sumber sekunder berupa jurnal, artikel, serta penelitian terdahulu yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk menemukan tema-tema utama dalam pemikiran Ki Hajar Dewantara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1). Bermain bagi Ki Hadjar Dewantara merupakan kegiatan alami yang menjadi bagian penting dari kehidupan anak. Bermain dipandang sebagai cara belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan mereka. 2). pendidikan karakter menurut Ki Hajar Dewantara dilakukan melalui tiga prinsip, yaitu memberi teladan (Ing Ngarso Sung Tuladha), mendampingi sambil membangkitkan semangat (Ing Madya Mangun Karsa), serta dibelakang memberi dorongan dan kebebasan yang bertanggung jawab (Tut Wuri Handayani). Pembentukan karakter ini juga diperkuat oleh peran keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai Tri Pusat Pendidikan. 3). Pemikiran Ki Hajar Dewantara masih sangat relevan untuk pendidikan masa kini, khususnya dalam pembelajaran berbasis bermain, pendidikan berbasis budaya, konsep merdeka belajar, dan pendekatan holistik sesuai perkembangan anak.