KONSEP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MENURUT KI HAJAR DEWANTARA DALAM BUKU PEMIKIRAN, KONSEPSI, KETELADANAN SIKAP MERDEKA BAGIAN I (PENDIDIKAN)

Show simple item record

dc.contributor.advisor Sapendi, Sapendi
dc.contributor.advisor Fitriyanto, Andry
dc.contributor.advisor Hamzah, Nur
dc.contributor.advisor Harriska, Harriska
dc.contributor.author WULANDARI, WULANDARI
dc.date.accessioned 2026-02-18T04:35:16Z
dc.date.available 2026-02-18T04:35:16Z
dc.date.issued 2026-01-19
dc.identifier.citation APA en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8492
dc.description.abstract WULANDARI, 12111008. Konsep Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Ki Hajar Dewantara Dalam Buku Ki Hadjar Dewantara Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan Sikap Merdeka Bagian I (Pendidikan). Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) ). Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan Anak Usia Dini (AUD) menurut Ki Hadjar Dewantara sebagaimana tertuang dalam buku Ki Hadjar Dewantara: Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka Bagian I (Pendidikan). Fokus kajian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu 1). Bagaimana pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang bermain bagi AUD, 2). Bagaimana pembentukan karakter anak usia dini menurut Ki Hadjar Dewantara. 3). Bagaimana relevansi pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang Pendidikan Anak Usia Dini saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan sumber primer berupa buku karya Ki Hadjar Dewantara, dan sumber sekunder berupa jurnal, artikel, serta penelitian terdahulu yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk menemukan tema-tema utama dalam pemikiran Ki Hajar Dewantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1). Bermain bagi Ki Hadjar Dewantara merupakan kegiatan alami yang menjadi bagian penting dari kehidupan anak. Bermain dipandang sebagai cara belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan mereka. 2). pendidikan karakter menurut Ki Hajar Dewantara dilakukan melalui tiga prinsip, yaitu memberi teladan (Ing Ngarso Sung Tuladha), mendampingi sambil membangkitkan semangat (Ing Madya Mangun Karsa), serta dibelakang memberi dorongan dan kebebasan yang bertanggung jawab (Tut Wuri Handayani). Pembentukan karakter ini juga diperkuat oleh peran keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai Tri Pusat Pendidikan. 3). Pemikiran Ki Hajar Dewantara masih sangat relevan untuk pendidikan masa kini, khususnya dalam pembelajaran berbasis bermain, pendidikan berbasis budaya, konsep merdeka belajar, dan pendekatan holistik sesuai perkembangan anak. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.subject Pendidikan Anak Usia Dini en_US
dc.subject Ki Hadjar Dewantara en_US
dc.subject bermain en_US
dc.subject karakter en_US
dc.title KONSEP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MENURUT KI HAJAR DEWANTARA DALAM BUKU PEMIKIRAN, KONSEPSI, KETELADANAN SIKAP MERDEKA BAGIAN I (PENDIDIKAN) en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account