Abstract:
Safaria (12104020). “Sistem Bagi Hasil Nelayan dengan Pengepul di Desa Selat Remis Kecamatan Teluk Pakedai Perspektif Hukum Ekonomi Syari’ah”. Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah, Fakultas Syari’ah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Tahun 2025.
Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui praktik bagi hasil nelayan dengan pengepul di Desa Selat Remis Kecamatan Teluk Pakedai, 2) untuk mengetahui sistem bagi hasil nelayan dengan pengepul di Desa Selat Remis Kecamatan Teluk Pakedai perspektif Hukum Ekonomi Syari’ah.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan pendekatan emperis normatif. Sumer data dalam penelitian ini menggunakan data primer yaitu berupa wawancara kepada nelayan dan pengepul. Sedangkan data sekunder berupa literatur, artikel jurnal dan internet. Teknik pengumpulan data dilakukan melaui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi dan member check. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) Praktik bagi hasil nelayan dengan pengepul di Desa Selat Remis umumnya disepakati secara lisan berdasarkan kebiasaan turun temurun, dengan modal yang bisa berasal dari salah satu pihak atau kedua pihak serta pembagian keuntungan yang menggunakan dua pola yaitu 50:50 dan 60:40. 2) Sistem bagi hasil nelayan dengan pengepul di Desa Selat Remis pada dasarnya telah sesuai dengan hukum ekonomi syari’ah karena telah memenuhi rukun dan syarat akad, namun bentuk kesepakatan lisan yang digunakan masih memeilki keterbatasan dalam memberikan kepastian hukum, serta pola pembagian keuntungan 50:50 sejalan dengan akad dari mudharabah dan pola 60:40 yang sejalan dengan akad musyarakah, meski dalam praktiknya belum sepenuhnya sesuai konsep asli dari kedua akad tersebut terutama keterlibatan pemilik modal dan pembagian resiko.