Sistem Bagi Hasil Nelayan Dengan Pengepul Di Desa Selat Remis Kecamatan Teluk Pakedai Perspektif Hukum Ekonomi Syari'ah

Show simple item record

dc.contributor.advisor Fahmi, Moch Riza
dc.contributor.advisor Hakimah, Nur
dc.contributor.advisor Ulya, Nanda Himmatul
dc.contributor.advisor Wibowo, Arif
dc.contributor.author Safaria, Safaria
dc.date.accessioned 2026-01-26T01:33:42Z
dc.date.available 2026-01-26T01:33:42Z
dc.date.issued 2025-12-26
dc.identifier.citation APA ( American Psychological Assosiation) en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8277
dc.description.abstract Safaria (12104020). “Sistem Bagi Hasil Nelayan dengan Pengepul di Desa Selat Remis Kecamatan Teluk Pakedai Perspektif Hukum Ekonomi Syari’ah”. Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah, Fakultas Syari’ah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Tahun 2025. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui praktik bagi hasil nelayan dengan pengepul di Desa Selat Remis Kecamatan Teluk Pakedai, 2) untuk mengetahui sistem bagi hasil nelayan dengan pengepul di Desa Selat Remis Kecamatan Teluk Pakedai perspektif Hukum Ekonomi Syari’ah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan pendekatan emperis normatif. Sumer data dalam penelitian ini menggunakan data primer yaitu berupa wawancara kepada nelayan dan pengepul. Sedangkan data sekunder berupa literatur, artikel jurnal dan internet. Teknik pengumpulan data dilakukan melaui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi dan member check. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) Praktik bagi hasil nelayan dengan pengepul di Desa Selat Remis umumnya disepakati secara lisan berdasarkan kebiasaan turun temurun, dengan modal yang bisa berasal dari salah satu pihak atau kedua pihak serta pembagian keuntungan yang menggunakan dua pola yaitu 50:50 dan 60:40. 2) Sistem bagi hasil nelayan dengan pengepul di Desa Selat Remis pada dasarnya telah sesuai dengan hukum ekonomi syari’ah karena telah memenuhi rukun dan syarat akad, namun bentuk kesepakatan lisan yang digunakan masih memeilki keterbatasan dalam memberikan kepastian hukum, serta pola pembagian keuntungan 50:50 sejalan dengan akad dari mudharabah dan pola 60:40 yang sejalan dengan akad musyarakah, meski dalam praktiknya belum sepenuhnya sesuai konsep asli dari kedua akad tersebut terutama keterlibatan pemilik modal dan pembagian resiko. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.subject Bagi Hasil en_US
dc.subject Nelayan Dengan Pengepul en_US
dc.subject Hukum Ekonomi Syari'ah en_US
dc.title Sistem Bagi Hasil Nelayan Dengan Pengepul Di Desa Selat Remis Kecamatan Teluk Pakedai Perspektif Hukum Ekonomi Syari'ah en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account