Abstract:
AMIEN AKBARULHAQ, Pemanfaatan Teknologi Pedagogical
Content Knowledge (TPACK) dalam Pembelajaran Fiqih pada Peserta Didik
Kelas V MIN 2 Pontianak. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi
Pendidikan Agama Islam (PAI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak,
2025.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan
Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam pembelajaran
Fiqih di kelas V MIN 2 Pontianak. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek
utama, yaitu pemanfaatan Technological Knowledge (TK), Pedagogical
Knowledge (PK), dan Content Knowledge (CK) oleh guru Fiqih dalam kegiatan
pembelajaran, khususnya pada materi Haji.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data
sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh dengan menggunakan teknik
triangulasi sumber dan triangulasi metode. Instrumen penelitian yang digunakan
adalah pedoman wawancara dan lembar observasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Fiqih di MIN 2 Pontianak telah
memanfaatkan Technological Knowledge (TK) melalui penggunaan perangkat
keras seperti laptop, proyektor, serta media digital berupa PowerPoint, video, dan
aplikasi Quizizz untuk memperkaya pengalaman belajar peserta didik. Pada aspek
Pedagogical Knowledge (PK), guru menerapkan strategi pembelajaran aktif
seperti tanya jawab, diskusi, simulasi, serta model drill and practice yang mampu
meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Sementara itu, pemanfaatan
Content Knowledge (CK) terlihat dari penguasaan guru terhadap materi Fiqih,
khususnya ibadah haji, yang disampaikan secara runtut, mudah dipahami, dan
relevan dengan kehidupan sehari-hari.Secara integratif, guru Fiqih berhasil
menggabungkan TK, PK, dan CK dalam satu kerangka TPACK. Integrasi ini
menciptakan pembelajaran Fiqih yang lebih interaktif, inovatif, dan bermakna,
sehingga mampu meningkatkan motivasi, pemahaman, serta partisipasi aktif
peserta didik.