Abstract:
SYAUQI FADHIL SETYAWAN, “ Analisis Preferensi dan
Persepsi Nasabah terhadap Fitur-Fitur pada Aplikasi Mobile Banking (Studi
Kasus terhadap HIPMI Kota Pontianak): Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Jurusan Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak,
2024.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap: (1) persepsi
nasabah terhadap fitur-fitur pada aplikasi mobile banking; dan (2) bagaimana
fitur-fitur pada aplikasi mobile banking dapat memengaruhi preferensi
nasabah.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan
eksploratif. Sumber data terdiri dari Data primer, yaitu wawancara mendalam
dengan sepuluh anggota HIPMI Kota Pontianak yang menggunakan aplikasi
mobile banking, dan Data sekunder berupa literatur terkait persepsi dan
preferensi pengguna teknologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi,
wawancara dengan metode kisi-kisi, dan dokumentasi. Data dianalisis
menggunakan pendekatan kualitatif dengan reduksi, penyajian, dan penarikan
kesimpulan berdasarkan teori Technology Acceptance Model (TAM).
Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa: (1) Persepsi nasabah
terhadap fitur-fitur aplikasi mobile banking sangat positif, terutama terkait
kemudahan dan kegunaan aplikasi dalam mendukung transaksi harian
maupun bisnis mereka. Nasabah merasa aplikasi ini membantu menghemat
waktu dan tenaga, dengan fitur-fitur seperti transfer, cek saldo, cek mutasi,
dan pembayaran tagihan yang dapat diakses dengan mudah. (2) Fitur-fitur
aplikasi mobile banking memengaruhi preferensi nasabah melalui
kemudahan penggunaan (perceived ease of use) dan kegunaan aplikasi
(perceived usefulness). Preferensi juga dipengaruhi oleh faktor eksternal
seperti kestabilan aplikasi, kualitas jaringan, dan estetika tampilan antarmuka.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) kemudahan dan kegunaan
aplikasi mobile banking merupakan faktor utama yang membentuk persepsi
positif. (2) fitur-fitur pada aplikasi mobile banking, berperan besar terhadap
pembentukan preferensi nasabah dalam menggunakan aplikasi mobile
banking, yang sejalan dengan teori Tecnology Acceptance Model (TAM)