Abstract:
ANOMALI dari Syekh Abdul Qadir Al-Jailani (1077-1166 Masehi) bergelar Sulthanul
Auliya' (Raja para wali) berpetuah: "Perjalanan manusia menuju Allah merupakan perjalanan
mundur, bukan maju." Maksudnya, dimanapun saat manusia berada, kapan waktu dan
kesempatan, jangan lupakan awal perjanjian manusia dengan Tuhan di alam azali. Ketika
manusia menyaksikan ikrar syahadat pertama di alam roh (jamak arwah). Bahwa kehidupan di
dunia ialah perjalanan, bukan persaingan. Setiap jejak langkah tanah yang kita pijak merupakan
realisasi takdir yang telah dicatat oleh Tuhan di alam ketuhanan (lahut). Alam ketika belum ada
sebutan, ingatan dan pikiran (baca: Surah Al-Insan ayat 1). Bahkan di alam lahut tidak ada debu,
tidak ada partikel.