ARTIKEL OPINI KESADARAN SPIRITUAL MENGANTAR MANUSIA MENUJU KESADARAN SOSIAL DAN EKSISTENSIAL

Show simple item record

dc.contributor.author Sabran, Ma'ruf Zahran
dc.date.accessioned 2026-10-07T08:32:35Z
dc.date.available 2026-10-07T08:32:35Z
dc.date.issued 2026-09-30
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/9777
dc.description.abstract ANOMALI dari Syekh Abdul Qadir Al-Jailani (1077-1166 Masehi) bergelar Sulthanul Auliya' (Raja para wali) berpetuah: "Perjalanan manusia menuju Allah merupakan perjalanan mundur, bukan maju." Maksudnya, dimanapun saat manusia berada, kapan waktu dan kesempatan, jangan lupakan awal perjanjian manusia dengan Tuhan di alam azali. Ketika manusia menyaksikan ikrar syahadat pertama di alam roh (jamak arwah). Bahwa kehidupan di dunia ialah perjalanan, bukan persaingan. Setiap jejak langkah tanah yang kita pijak merupakan realisasi takdir yang telah dicatat oleh Tuhan di alam ketuhanan (lahut). Alam ketika belum ada sebutan, ingatan dan pikiran (baca: Surah Al-Insan ayat 1). Bahkan di alam lahut tidak ada debu, tidak ada partikel. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.title ARTIKEL OPINI KESADARAN SPIRITUAL MENGANTAR MANUSIA MENUJU KESADARAN SOSIAL DAN EKSISTENSIAL en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account