Abstract:
APAPUN yang bersentuhan dengan pribadi Rasulullah SAW pasti mulia. Sejarah Arab
pra-Islam fakta, mereka hidup dalam ketiadaan adab dan akhlak. Saling membunuh, saling
bertikai, saling menikam. Dendam dan sakit hati yang disimpan sampai tujuh keturunan.
Perdagangan manusia untuk dijadikan hamba sahaya atau budak belian, masa jahiliyah yang
sangat biadab, kejam dan tanpa perikemanusiaan.
Kelahiran Rasulullah SAW seakan membuka lembaran baru kehidupan untuk menutup
lembaran lama kehidupan. Kenapa dikatakan maulid sebagai membuka lembaran baru? Selama
lima ratus (500) tahun masa kekosongan kenabian (masa fatrah). Sejak Nabi Isa putera Maryam
diwafatkan lalu diangkat ke langit, Tuhan belum pernah menurunkan utusan-Nya. Terasa
kebaruan kehidupan dalam arti kualitas kehidupan sejak dilahirkan sang utusan-Nya, tahun 571
Masehi. Dunia menyambut senang bahagia, semesta bergembira menyongsong kelahiran
manusia mulia, kekasih Allah. Bumi dan langit tersenyum-ria membagikan berita agung dengan
kedatangan Rasulullah SAW. Kehadirannya membawa risalah dakwah, penyampai amanah,
penasehat umat. Perayaan Maulid didasarkan pada dalil surah Yunus ayat 57- 58.