ARTIKEL OPINI KEMULIAAN RASULULLAH SEBAGAI RAHMAT BAGI SELURUH ALAM SEMESTA

Show simple item record

dc.contributor.author Sabran, Ma'ruf Zahran
dc.date.accessioned 2026-10-07T08:16:44Z
dc.date.available 2026-10-07T08:16:44Z
dc.date.issued 2026-09-23
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/9774
dc.description.abstract APAPUN yang bersentuhan dengan pribadi Rasulullah SAW pasti mulia. Sejarah Arab pra-Islam fakta, mereka hidup dalam ketiadaan adab dan akhlak. Saling membunuh, saling bertikai, saling menikam. Dendam dan sakit hati yang disimpan sampai tujuh keturunan. Perdagangan manusia untuk dijadikan hamba sahaya atau budak belian, masa jahiliyah yang sangat biadab, kejam dan tanpa perikemanusiaan. Kelahiran Rasulullah SAW seakan membuka lembaran baru kehidupan untuk menutup lembaran lama kehidupan. Kenapa dikatakan maulid sebagai membuka lembaran baru? Selama lima ratus (500) tahun masa kekosongan kenabian (masa fatrah). Sejak Nabi Isa putera Maryam diwafatkan lalu diangkat ke langit, Tuhan belum pernah menurunkan utusan-Nya. Terasa kebaruan kehidupan dalam arti kualitas kehidupan sejak dilahirkan sang utusan-Nya, tahun 571 Masehi. Dunia menyambut senang bahagia, semesta bergembira menyongsong kelahiran manusia mulia, kekasih Allah. Bumi dan langit tersenyum-ria membagikan berita agung dengan kedatangan Rasulullah SAW. Kehadirannya membawa risalah dakwah, penyampai amanah, penasehat umat. Perayaan Maulid didasarkan pada dalil surah Yunus ayat 57- 58. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.title ARTIKEL OPINI KEMULIAAN RASULULLAH SEBAGAI RAHMAT BAGI SELURUH ALAM SEMESTA en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account