Abstract:
Ketidakpahamaan yang terlebih dahulu diawali oleh kaji diri. Setelah paham barulah
terbit rasa. Paham dan rasa diasah bertahun-tahun barulah keduanya kosong. Namun arti kosong
yang telah diketahui lewat kaji diri. Bukan merasa kuat tapi sebenarnya lemah. Bukan merasa
mulia tapi sebenarnya hina. Bukan merasa suci tapi sebenarnya kotor. Bukan merasa diri sehat
tapi sebenarnya sakit. Bagi orang yang telah sampai ke ruang kosong tersebut, kuat dan lemah,
mulia dan hina, suci dan kotor, sehat dan sakit, mereka semua merupakan dualitas yang sengaja
dibuat untuk menguji manusia. Kosong inilah jalan pulang yang jika seseorang telah disimulasi
oleh Allah melalui sakit, kekurangan jiwa dan harta, ketakutan, kecemasan. Bila sanggup
memetik hikmah, itulah harta yang paling berharga dan hiasan diri beruntung.