Abstract:
TIDAK begitu peduli, tidak mau merenung apabila yang datang dalam hidup selalu
kesenangan, kelapangan, kesehatan seperti Fir'aun. Tiga ratus tahun usianya, Fir'aun tidak pernah
merasakan sakit meskipun batuk ringan. Sehingga Fir'aun mengatakan: "Akulah Tuhanmu yang
maha tinggi. Negeri Mesir dan sungai Nil berada di bawah telapak kaki-ku." Kesenangan
membuat orang lebih banyak lupa diri, ketika jalan hidup mulus bak bertabur-bunga di kanan
kiri. Ibarat selalu berjalan santai di atas karpet merah. Tapi ketika terjungkal oleh batu kerikil,
ketahanan mental diri langsung rapuh. Seakan bumi terasa gelap dan langit terasa hancur.
Tatkala ditimpa kemalangan sedikit, raga dan jiwa tumbang. Seakan masa depan untuknya
terhenti dan mati. Artinya, bukan ia yang mengendalikan emosi, namun emosi yang
mengendalikan dirinya. Pengaruh negatifnya adalah kecewa, putus asa, marah, menyalahkan diri
dan orang lain. Orang yang sedang dalam keadaan marah, sungguh kelapanya dipermainkan
syaitan. Jadilah ia pengikut syaitan dengan mengamuk, membanting, memukul, me