IMPLEMENTASI FATWA MUI NOMOR 83 TAHUN 2023 TENTANG DUKUNGAN TERHADAP PERJUANGAN PALESTINA DI MINI MARKET PONDOK PESANTREN DAARUL HIKMAH

Show simple item record

dc.contributor.advisor Bakar, Abu
dc.contributor.advisor Suryani, Tina Zulfa
dc.contributor.advisor Ardiansyah, Ardiansyah
dc.contributor.advisor Qamaruzzaman, Qamaruzzaman
dc.contributor.author RISTI, NAJWA SAFIKA
dc.date.accessioned 2026-04-13T03:28:56Z
dc.date.available 2026-04-13T03:28:56Z
dc.date.issued 2026-04-08
dc.identifier.citation APA (American Psychological Association) en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8643
dc.description.abstract Najwa Syafika NIM. 12104059, "Implementasi Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 Tentang Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina di Mini Market Pondok Pesantren Daarul Hikmah", Fakultas Syariah, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui praktik atau implementasi Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang dukungan terhadap perjuangan Palestina di Mini Market Pondok Pesantren Daarul Hikmah; 2) mengetahui berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses implementasi fatwa tersebut; dan 3) mengetahui dampak implementasi fatwa terhadap komunitas pesantren dari aspek sosial, ekonomi, dan religius. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris-normatif dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pengasuh pesantren, santri pengelola mini market, serta pihak internal lain yang terlibat dalam implementasi kebijakan boikot produk. Data sekunder meliputi literatur terkait, dokumen pesantren, serta ketentuan fatwa MUI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa pedoman observasi, pedoman wawancara serta pedoman dokumentasi. Keabsahan data diuji triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 dilakukan melalui penyortiran produk boikot secara ketat, penggantian barang secara bertahap, serta pembentukan mekanisme kepatuhan yang dijalankan oleh santri pengelola mini market. 2) Tantangan yang muncul meliputi keterbatasan ketersediaan produk pengganti non-boikot, penurunan omzet penjualan, munculnya tekanan dari distributor dan sebagian pihak eksternal, serta tantangan teknis seperti manajemen inventaris, keuangan, dan pelatihan SDM pengelola. 3) Dampak implementasi fatwa terlihat signifikan, ditandai dengan meningkatnya solidaritas sosial dan kesadaran kolektif terhadap isu Palestina, perubahan perilaku konsumsi santri yang lebih selektif dan berpihak pada produk lokal, serta meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap transparansi dan keadilan transaksi berbasis prinsip syariah di mini market pesantren. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.subject Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 en_US
dc.subject Boikot Produk en_US
dc.subject Mini Market en_US
dc.subject Pesantren en_US
dc.subject Solidaritas Sosial en_US
dc.subject Ekonomi Syariah en_US
dc.title IMPLEMENTASI FATWA MUI NOMOR 83 TAHUN 2023 TENTANG DUKUNGAN TERHADAP PERJUANGAN PALESTINA DI MINI MARKET PONDOK PESANTREN DAARUL HIKMAH en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account