Abstract:
TRI KARTINI, Strategi Penggunaan Instagram Dalam Menarik Minat Donasi Di Yayasan Sekolah Qur’an Keluarga Kita Di Kota Pontianak (Analisis Framing Pada Akun instagram Sekolah Qur’an Id ) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam , Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.
Penelitian ini menganalisis strategi pengemasan pesan donasi pada akun Instagram Yayasan Sekolah Qur’an Keluarga Kita di Pontianak sebagai respons terhadap tantangan digital noise dan skeptisisme publik di era digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk membedah bagaimana strategi pengemasan pesan dilakukan guna meningkatkan minat donasi serta mengidentifikasi karakteristik pesan yang diminati audiens melalui perspektif analisis framing model William A. Gamson dan Andre Modigliani.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis Framing model William A. Gamson dan Andre Modigliani. dengan teknik pengumpulan data melalui observasi konten Instagram, serta dokumentasi. Analisis data difokuskan pada dua perangkat utama Gamson, yaitu perangkat pembingkaian (framing devices) dan perangkat penalaran (reasoning devices).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi pengemasan pesan dilakukan melalui perangkat pembingkaian yang kuat, di antaranya penggunaan metafora "Investasi Akhirat" dan teknik video POV estetik, slogan (catchphrases) melalui strategi repost yang repetitif, serta penggambaran (depiction) melalui konsep "Dakwah-tainment" yang menghibur untuk memecah kekakuan formalitas lembaga. (2) Melalui perangkat penalaran, Yayasan mengidentifikasi akar masalah berupa hambatan komunikasi digital (credibility gap), yang diatasi dengan prinsip moral Ihsan—yakni mengemas pesan kebaikan dengan kualitas sinematografi profesional. (3) Pesan yang paling diminati yaitu penggunaan metafora seperti "celengan akhirat" dan "obat sedih" berhasil mengubah persepsi donasi dari beban finansial menjadi investasi spiritual dan solusi psikologis. Perangkat pembingkaian diperkuat dengan otoritas teks suci dan visualisasi sosok santri untuk membangun legitimasi moral serta empati donatur. Dari sisi penalaran, organisasi membingkai kedermawanan sebagai solusi atas akar masalah keterikatan harta yang menghambat kualitas batin. Strategi ini secara efektif menawarkan konsekuensi ganda berupa dukungan nyata bagi pejuang Al-Qur'an sekaligus jaminan ketenangan spiritual bagi pengirimnya.