Abstract:
MUHAMMAD AKMAL .11901248. Pantun Melayu Sambas Sebagai Sumber Belajar Pendidikan Agama Islam. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2026.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Pantun Melayu Sambas yang Diklasifikasikan Sebagai Sumber Belajar Pendidikan Agama Islam; 2) Nilai-Nilai Islam yang Terdapat Dalam Pantun Melayu Sambas; 3) Pantun Melayu Sambas yang Dapat Diintegrasikan Sebagai Sumber Belajar Pendidikan Agama Islam.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah mengklasifikasikan dan mengidentifikasi data, menganalisis struktur pantun, identifikasi nilai PAI, integrasi pantun sebagai sumber belajar PAI. Teknik pemeriksaan keabsahan data yaitu triangulasi sumber, member check, dan perpanjangan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1) Pantun Melayu Sambas terbagi dalam berbagai jenis seperti pantun orang tua, jenaka, anak muda, anak-anak, dan pantun teka-teki namun penggunaannya hanya dilakukan pada tradisi tertentu saja seperti pernikahan, tepung tawar, ceramah, syukuran, dan memohon keselamatan. 2) Pantun Melayu Sambas memiliki nilai-nilai pendidikan agama Islam yang mencakup aspek akidah, ibadah, akhlak, dan syari’ah. 3) Pantun Melayu Sambas dapat diintegrasikan sebagai sumber belajar Pendidikan Agama Islam, baik sebagai materi, media, maupun sarana refleksi nilai-nilai keislaman, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, kontekstual, dan bermakna bagi peserta didik.