Abstract:
Siti Cahyati Intan Pratiwi, 12106003 Bimbingan Keagamaan Melalui Q.S Al-Fatihah untuk Meningkatkan Resiliensi Lansia di UPT Panti Sosial Mulia Dharma Prov. Kalbar. Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI). Program Studi Bimbingan Dan Konseling Islam (BKI), 2026
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang berpotensi menurunkan tingkat resiliensi. Penurunan kondisi kesehatan, keterbatasan aktivitas, serta berkurangnya peran dan interaksi sosial dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis lansia. Oleh karena itu, diperlukan intervensi bimbingan yang mengintegrasikan aspek psikologis dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas bimbingan keagamaan berbasis Surah Al-Fatihah dalam meningkatkan resiliensi lansia melalui penguatan spiritualitas, ketenangan batin, serta kemampuan adaptasi dalam menghadapi permasalahan kehidupan di masa lanjut usia.
Penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dengan strategi eksperimen desain one group pre-test post-test. Subjek penelitian berjumlah 24 lansia yang berada di UPT Dinas Sosial Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang dikembangkan melalui skala resiliensi berdasarkan teori Wagnild dan Young (2009) serta dokumentasi sebagai data pendukung. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan membandingkan persentase hasil pre-test dan post-test.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan resiliensi lansia setelah diberikan Bimbingan Keagamaan Berbasis Q.S. Al-Fatihah. Secara deskriptif, hasil pre-test dan post-test memperlihatkan pergeseran tingkat resiliensi dari kategori rendah ke kategori yang lebih tinggi. Temuan ini diperkuat oleh hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan seluruh responden mengalami peningkatan skor resiliensi, ditandai dengan positive ranks sebanyak 24 tanpa adanya negative ranks. Nilai Z sebesar −4,286 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05) mengindikasikan bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, sehingga terlihat adanya pengaruh signifikan dari pemberian Bimbingan Keagamaan Berbasis Q.S. Al-Fatihah yang dilakukan dalam meningkatkan resiliensi lansia.