Abstract:
NISCHA HUSNIAH. 12111013. Penanaman Sikap Disiplin pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun Oleh Guru di TK Bina Salam Pontianak. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Falkultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2026
Penelitian ini bertujuan untuk mendesripsikan; 1) realita sikap disiplin anak usia dini di TK Bina Salam; 2) langkah-langkah dalam penanaman sikap disiplin pada anak usia dini oleh guru di TK Bina Salam; 3) faktor yang mempengaruhi penanaman sikap disiplin pada anak usia dini oleh guru di TK Bina Salam Pontianak.
Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Adapun lokasi penelitian yaitu TK Bina Salam Pontianak. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, guru, dan anak. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu tahap penyajian data, verifikasi, dan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap disiplin anak di TK Bina Salam Pontianak; 1) Realita sikap disiplin pada anak usia dini di TK Bina Salam Pontianak, a) hadir tepat waktu, b) berbaris dilapangan dan melakukan kegiatan senam pagi, c) menyimpan sepatu pada tempatnya, d) berbaris sebelum masuk kelas dan memilih empat simbol keinginan anak (peluk, tos, salam, tos tepuk, e) menyimpan tas pada tempatnya,
f) bernyayi dan berdoa sebelum belajar, g) berbaris dan mencuci tangan sebelum makan,
h) serta, membuang sampah pada tempatnya; 2) Langkah-langkah dalam penanaman sikap disiplin pada anak usia dini oleh guru di TK Bina Salam Pontianak: melalui, a) memberikan teladan, b) pembiasaan melalui rutnitas harian yang diterapkan konsisten; 3) Faktor yang mempengaruhi penanaman sikap disiplin pada anak usia dini oleh guru di TK Bina Salam Pontianak, a) faktor internal yaitu berasal dari dalam diri anak, seperti anak mulai patuh terhadap aturan yang diberikan guru serta menunjukkan kemauan untuk mengikuti kegiatan yang telah ditetapkan, b) faktor eksternal berasal dari luar diri anak yakni peraturan yang di rumah atau lingkunganya.