Abstract:
Sufaah. 11907039 (2026) “Persepsi Masyarakat Etnis Tionghua Di Kubu Raya Terhadap Perbankan Syariah”. Skripsi, Pontianak: Mahasiswa Angkatan 2019 Program Studi Perbankan Syari’ah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak. 2026.
Tujuan Penelitian ini berfokus pada rendahnya tingkat pemahaman masyarakat non-Muslim, khususnya etnis Tionghoa di Kabupaten Kubu Raya, mengenai prinsip-prinsip dasar perbankan syariah. Penelitian ini penting karena untuk meningkatkan inklusi keuangan serta memperluas akses masyarakat terhadap perbankan syariah, khususnya di komunitas multikultural. penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat etnis Tionghoa terhadap perbankan syariah, faktor- faktor yang mempengaruhi persepsi mereka, serta dampak persepsi tersebut terhadap keputusan penggunaan layanan perbankan syariah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, pemilihan informan untuk mendapatkan data yang spesifik dari masyarakat etnis tionghoa di kuburaya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat etnis Tionghoa terhadap perbankan syariah masih terbatas, disebabkan oleh rendahnya tingkat literasi keuangan syariah dan kurangnya sosialisasi yang inklusif dari pihak bank. Meski demikian, beberapa nilai-nilai perbankan syariah seperti transparansi dan kejujuran mendapat respons positif dari masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pemasaran dan edukasi yang lebih sesuai dan inklusif bagi masyarakat yang beragam. Berdasarkan temuan tersebut, implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya pendekatan komunikasi yang sederhana dan relevan guna meningkatkan pemahaman serta membangun kepercayaan masyarakat non-Muslim terhadap perbankan syariah. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan metode kuantitatif lintas wilayah atau lintas etnis untuk memperdalam pemahaman mengenai pengaruh budaya lokal dalam adopsi sistem keuangan berbasis nilai.