Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena degradasi etika dan karakter peserta
didik di sekolah dasar yang memerlukan strategi pembiasaan akhlak melalui
budaya Senyum, Salam, dan Sapa (3S).Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis pengaruh budaya 3S terhadap etika, kebahagiaan, dan relasi sosial
peserta didik di SDN 05 Kecamatan Rasau Jaya secara simultan. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasionalMetode
analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling- Partial Least
Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Populasi
penelitian adalah seluruh murid SDN 05 Rasau Jaya, dengan teknik pengambilan
sampel menggunakan purposive samplingHasil penelitian menunjukkan bahwa
budaya 3S berpengaruh positif dan signifikan terhadap etika peserta didik dengan
koefisien jalur sebesar 0,764 ($P=0,000$). Budaya 3S juga berpengaruh signifikan
terhadap kebahagiaan murid dengan koefisien sebesar 0,693 ($P=0,000$), serta
berpengaruh terhadap relasi sosial peserta didik sebesar 0,708 ($P=0,000$). Nilai
$R^2$ menunjukkan bahwa budaya 3S berkontribusi sebesar 58,4% terhadap
etika, 48% terhadap kebahagiaan, dan 50,1% terhadap relasi sosial.Kesimpulan
penelitian ini membuktikan bahwa penguatan budaya 3S di sekolah efektif dalam
membentuk karakter akhlakul karimah, meningkatkan kesejahteraan psikologis,
dan menciptakan keharmonisan sosial peserta didik. Peneliti menyarankan pihak
sekolah untuk mengoptimalkan keteladanan guru dalam praktik 3S sebagai bagian
dari integrasi nilai-nilai Islam di sekolah.