Abstract:
MUTIARA PUTRI DWI JAYANTI. Upaya Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa Kelas IV Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ihsan Pontianak Timur Tahun Pembelajaran 2023/2024. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Program Studi Pendidikan Agama Islam Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak.
Latar belakang penelitian ini adalah masih banyak siswa yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya guru Al-Qur’an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ihsan sangat penting untuk membantu siswa memahami dan melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas IV sebelum dilakukan upaya oleh guru, 2) Upaya guru Al-Qur’an Hadis dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, dan 3) Hasil kemampuan membaca Al-Qur’an siswa setelah guru melakukan upaya peningkatan..
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan mixed methods (kualitatif dan kuantitatif). Teknik pengumpulan data meliputi tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data terdiri atas guru Al-Qur’an Hadis dan hasil tes kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Analisis data dilakukan menggunakan persentase untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas IV sebelum upaya guru diklasifikasikan sebagai berikut: 12 siswa (37,5%) tergolong lancar dan baik, sedangkan 20 siswa (62,5%) masih kurang dalam membaca Al-Qur’an; 2) Upaya guru Al-Qur’an Hadis dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dilakukan dengan membiasakan tadarus bersama selama 10 menit sebelum pembelajaran dimulai serta menggunakan metode Jibril. Namun, efektivitas kedua upaya tersebut masih belum maksimal dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa; 3) Hasil setelah guru melakukan upaya menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an masih tergolong rendah. Dari 20 siswa yang sebelumnya termasuk kategori kurang, hanya 2 siswa (10%) yang mengalami peningkatan. Nilai rata-rata meningkat dari 40,87 menjadi 45, atau meningkat sebesar 10,11%. Hal ini menunjukkan upaya yang dilakukan guru belum memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an siswa.