Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis analisis
manajemen risiko terhadap kualitas pembiayaan Kolektibilitas 2
(Dalam Perhatian Khusus/DPK) pada produk kredit ringan di
Bank BTN Syariah Kantor Cabang Pontianak, serta menelaah
peran prinsip ekonomi Islam dalam pengelolaan risiko
pembiayaan tersebut. Kolektibilitas 2 merupakan fase awal
penurunan kualitas pembiayaan yang berpotensi berkembang
menjadi pembiayaan bermasalah apabila tidak dikelola secara
efektif. Peningkatan rasio DPK pada produk kredit ringan
menunjukkan perlunya penerapan manajemen risiko yang
terstruktur dan selaras dengan nilai-nilai syariah. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data
dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai
BTN Syariah Kantor Cabang Pontianak yang terlibat langsung
dalam proses pembiayaan dan manajemen risiko. Teknik analisis
data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM)
dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa manajemen risiko berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kualitas pembiayaan Kolektibilitas 2. Prinsip
ekonomi Islam juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kualitas pembiayaan Kolektibilitas 2, serta manajemen risiko
berpengaruh signifikan terhadap penerapan prinsip ekonomi
Islam dalam pengelolaan pembiayaan. Temuan ini menegaskan
bahwa integrasi manajemen risiko yang efektif dengan nilai-nilai
ekonomi Islam mampu meningkatkan kualitas pembiayaan dan
menekan potensi pembiayaan bermasalah. Penelitian ini
diharapkan dapat menjadi rujukan praktis bagi perbankan syariah
dalam memperkuat sistem mitigasi risiko pembiayaan berbasis
maqāṣid al-syarī‘ah.