Abstract:
TEDDY KURNIAWANSYAH. Bisnis Munzalan Store Sebagai Jalan Dakwah Bil Hal dan Bil Lisan dalam Manajemen. Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) bagaimana perencanaan bisnis Munzalan Store sebagai jalan dakwah dalam manajemenya; 2) bagaimana implementasi bisnis Munzalan Store sebagai jalan dakwah dalam manajemenya; 3) bagaimana interaksi bisnis Munzalan Store sebagai jalan dakwah dalam manajemenya; 4) bagaimana dampak dari bisnis Munzalan Store sebagai jalan dakwah dalam manajemennya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengelola, karyawan, serta konsumen Munzalan Store. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik dan member check.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa: 1) perencanaan bisnis Munzalan Store disusun tidak hanya untuk mencapai tujuan ekonomi, tetapi juga diarahkan pada tujuan dakwah yang mencakup pengelolaan sumber daya manusia berbasis tarbiyah, perencanaan produk yang memuat pesan keislaman, serta pengaturan manajemen yang mendukung aktivitas ibadah karyawan; 2) implementasi dakwah bil hal diwujudkan melalui pembiasaan ibadah, kedisiplinan kerja, kejujuran dalam transaksi, serta sikap amanah dalam menjalankan tugas, sedangkan dakwah bil lisan diterapkan melalui komunikasi yang santun, penyampaian nasihat, dan kebiasaan mendoakan pelanggan dalam proses pelayanan; 3) interaksi bisnis antara pimpinan dan karyawan berlangsung dalam bentuk pembinaan dan keteladanan, sementara interaksi antara karyawan dan pelanggan dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian pesan kebaikan melalui ucapan dan sikap pelayanan yang beretika; 4) dampak penerapan bisnis sebagai jalan dakwah terlihat pada terbentuknya budaya kerja religius, meningkatnya kedisiplinan ibadah, berkembangnya sikap jujur dan bertanggung jawab pada karyawan, serta terciptanya pelayanan yang lebih ramah, humanis, dan bernuansa keagamaan bagi pelanggan.