KONSEP HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI DALAM PRAKTIK BIMBINGAN PRANIKAH DI KUA KECAMATAN SUNGAI RAYA

Show simple item record

dc.contributor.advisor Bakar, Abu
dc.contributor.advisor Rahman, Abdul
dc.contributor.advisor Wagiyem, Wagiyem
dc.contributor.advisor Hakimah, Nur
dc.contributor.author Saddam, Saddam
dc.date.accessioned 2026-02-05T03:58:47Z
dc.date.available 2026-02-05T03:58:47Z
dc.date.issued 2026-01-21
dc.identifier.citation APA (American Psychological Association) en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8408
dc.description.abstract Saddam (12112092). Konsep Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Praktik Bimbingan Pranikah di KUA Kecamatan Sungai Raya: Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana konsep hak dan kewajiban suami istri dalam pelaksanaan bimbingan pranikah di KUA Kecamatan Sungai Raya; 2) Bagaimana implementasi materi hak dan kewajiban suami istri dalam praktik bimbingan pranikah di KUA Kecamatan Sungai Raya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan normatif-empiris. Sumber data penelitian ini terdiri dari dua jenis: 1) sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan Kepala KUA, fasilitator bimbingan pranikah, serta calon pengantin; 2) sumber data sekunder berupa dokumen resmi modul Bimbingan Perkawinan Kementerian Agama, jurnal, artikel, dan literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Teknik uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka peneliti dapat simpulkan bahwa: (1) konsep hak dan kewajiban suami istri dalam pelaksanaan bimbingan pranikah di KUA Kecamatan Sungai Raya difokuskan pada keseimbangan, komunikasi, dan tanggung jawab timbal balik antara suami dan istri yang berpijak pada nilai-nilai hukum Islam dan hukum nasional. Pendekatan yang digunakan berorientasi pada prinsip hukum Islam dan hukum positif sebagai landasan utama pembentukan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Konsep ini lebih menekankan aspek normatif dan berfokus pada aturan hukum, sehingga peran hukum lebih menonjol dibandingkan dimensi psikologis dan sosial dalam pembinaan calon pengantin.; 2) Implementasi materi hak dan kewajiban suami istri dalam praktik bimbingan pranikah di KUA Kecamatan Sungai Raya telah berjalan secara sistematis melalui penyampaian teori, diskusi, dan simulasi akad nikah. Namun, Pendekatan yang digunakan dalam penyampaian materi masih cenderung bersifat resmi dan berfokus pada pemberian informasi, sehingga suasana pembelajaran belum sepenuhnya mendorong interaksi dan partisipasi aktif dari peserta. Materi yang disampaikan lebih menitikberatkan pada aspek hukum dan kewajiban formal suami istri, sehingga ruang untuk mengembangkan pemahaman tentang relasi emosional, kesetaraan komunikasi, dan keterampilan menyelesaikan konflik rumah tangga masih perlu ditingkatkan agar tujuan pembentukan keluarga harmonis dapat terwujud secara utuh. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.subject Hak dan Kewajiban en_US
dc.subject Bimbingan Pranikah en_US
dc.subject Hukum Keluarga Islam en_US
dc.subject KUA en_US
dc.title KONSEP HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI DALAM PRAKTIK BIMBINGAN PRANIKAH DI KUA KECAMATAN SUNGAI RAYA en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account