ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBAYARAN DIGITAL TERHADAP PENINGKATAN OMZET UMKM SEKTOR KULINER DI KOTA PONTIANAK

Show simple item record

dc.contributor.advisor Jayanti, Fitri
dc.contributor.advisor Ulum, Bahrul
dc.contributor.advisor Helvira, Reni
dc.contributor.advisor zaidar, Muhammad
dc.contributor.author Ramadan, Haris
dc.date.accessioned 2026-02-05T03:19:17Z
dc.date.available 2026-02-05T03:19:17Z
dc.date.issued 2026-01-30
dc.identifier.citation APA (American Psychological Association) 7th Edition en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8403
dc.description.abstract Haris Ramadan. Analisis Implementasi Pembayaran Digital Terhadap Peningkatan Omzet UMKM Sektor Kuliner di Kota Pontianak. Skripsi, Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi pembayaran digital, dampak penggunaan pembayaran digital terhadap omzet, serta kendala yang dihadapi oleh pelaku UMKM sektor kuliner di Kota Pontianak dalam menerapkan sistem tersebut. Fokus utama penelitian ini adalah membandingkan kondisi operasional dan pendapatan UMKM sebelum dan sesudah mengadopsi sistem pembayaran non-tunai. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah pelaku usaha UMKM di Kota Pontianak yang telah menggunakan layanan pembayaran digital, seperti Pizzaku, Onde-onde, Telur Gulung, Souffell Pancake, dan Roti A. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembayaran digital memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan omzet UMKM kuliner di Kota Pontianak, dengan kenaikan berkisar antara 10% hingga 30%. Faktor utama pendorong kenaikan ini adalah hilangnya hambatan transaksi (seperti masalah uang kembalian) dan kemampuan menjangkau segmen pelanggan cashless. Selain itu, pembayaran digital meningkatkan efisiensi operasional melalui pencatatan keuangan otomatis dan peningkatan higienitas produk karena pedagang tidak perlu menyentuh uang fisik. Kendala utama yang masih dihadapi adalah ketidakstabilan sinyal internet dan keterlambatan (delay) notifikasi saldo masuk pada aplikasi. Secara keseluruhan, digitalisasi pembayaran telah menjadi strategi krusial bagi UMKM untuk meningkatkan volume penjualan dan profesionalisme manajemen usaha. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.subject Implementasi Pembayaran Digital en_US
dc.subject Omzet Penjualan en_US
dc.subject UMKM en_US
dc.subject Kuliner en_US
dc.subject QRIS en_US
dc.title ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBAYARAN DIGITAL TERHADAP PENINGKATAN OMZET UMKM SEKTOR KULINER DI KOTA PONTIANAK en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account