Abstract:
GUNADI FIRDAUS, 11903160 Dampak Hasil Pertanian Kelapa Sawit Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Alih Fungsi Pertanian Kelapa Sawit Di Desa Belangin Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau), Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Untuk mengatahui faktor yang mendorong masyarakat dalam menekuni perkebunan kelapa sawit 2) Untuk mengetahui apakah hasil pertanian kelapa sawit berperan terhadap peningkatan perekonomian masyarakat dalam perspektif Ekonomi Islam di Desa Belangin , Kecematan Kapuas, Kabupaten Sanggau.3) Untuk mengetahui bagaimana tinjauan ekonomi islam terhadap alih fungsi lahan pertanian kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam bentuk penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif, di mana data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di Desa Belangin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada beberapa hal yang mendorong masyarakat Desa Belangin dalam menekuni perkebunan kelapa sawit. Pertama, Perkebunan Kelapa Sawit sebagai Tanaman Produktif Penghasil Yang Tinggi. Kedua, Perkebunan Kelapa Sawit Sebagai Sektor Mata Pencaharian Yang Potensial. Ketiga, Perkebunan Kelapa Sawit Sebagai Komoditas yang Memiliki Permintaan Pasar Yang Tinggi. 2) Pendapatan yang mereka peroleh dari hasil perkebunan kelapa sawit memberi dampak positif terhadap perekonomian keluarga. Dengan penghasilan tersebut mereka dapat mencukupi Kebutuhan keluarga mereka sehari-hari. Seperti memberi uang belanja kepada istri setiap minggunya. Selain itu, untuk sumber biaya pendidikan anak-anak juga mereka peroleh dari hasil perkebunan kelapa sawi.
Dalam pandangan ekonomi islam kegiatan memproduktifkan dan memakmurkan lahan juga diartikan sebagai kegiatan muamalah. bekerja merupakan sebuah kewajiban bagi setiap muslim. Tanpa bekerja seorang muslim tidak akan mampu untuk memenuhi segala kebutuhannya, hal ini bisa berakibat tidak terlaksanakannya ibadah, seperti zakat, infaq dan sedekah. 3) Hasil dari konversi lahan, perkebunan sawit jauh lebih baik dari pada Pertanian Padi. Hal ini dibuktikan dengan kebutuhan premier dan kebutuhan sekunder hampir semua terpenuhi. kesejahteraan keluarga pertanian padi setelah melakukan konversi lahan menjadi perkebunan kelapa sawit Desa Belangin berdampak positif, pendapatan mereka meningkat, pekerjaan lebih ringan, adanya peningkatan aset yang dimiliki, dan keluarga lebih merasa sejahtera, kemudian dari Maqasid Syariah Dampak konversi lahan pertanian padi ke kelapa sawit bagi perekonomian masyarakat Desa Belangin sudah sesuai dengan Syariat Islam.