Abstract:
PUTRI SALSABILA (12209014), Makna Takabur Menurut Tafsir Al-Azhar Karya Hamka Dalam Qs. al-A‘rāf /7:146 Dan Relevansinya Dengan Perilaku Pick Me (Studi Kasus Terhadap Akun Tiktok @dafrin): Fakultas Ushuluddin Dan Adab Program Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Tahun 2026.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: 1) Bagaimana makna takabur dalam QS. al-A’raf /7:146 menurut tafsir al-Azhar; 2) Bagaimana relevansi makna takabur tersebut dengan perilaku pick me pada akun TikTok @dafrin`
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Sumber data primer terdiri dari Tafsir al-Azhar karya Hamka, al-A‘rāf /7:146 dan lima video dari akun TikTok @dafrin, sedangkan sumber data sekunder meliputi kitab tafsir pendukung yaitu tafsir Kementrian Agama RI dan tafsir al-Qurthubi, buku-buku akhlak, serta penelitian yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, dan analisis data dilakukan secara deskriptif dengan merujuk pada penafsiran mufasir tanpa melakukan penafsiran mandiri terhadap ayat.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Makna takabur dalam QS. al-A‘rāf /7:146 menurut Tafsir al-Azhar karya Hamka, diartikan sebagai sikap membesarkan diri, merasa lebih tinggi, agung, gagah, dan perkasa. Hamka menjelaskan bahwa takabur terbagi menjadi dua bentuk, yaitu takabur tercela sebagaimana dijelaskan dalam kalimat sebelumnya dan takabur tidak tercela. Takabur tidak tercela digambarkan dalam tafsir al-Azhar sebagai seorang manusia yang teguh imannya, lalu diperdayakan oleh syaita dan di saat itu ia harus takabur, merasa dirinya lebih tinggi daripada syaitan yang jahat itu dan tidak mau dipengaruhinya; 2) Adapun hasil seluruh tahapan analisis dengan menggunakan teori relevansi terhadap lima video pick me pada akun TikTok @dafrin baik pick me girl maupun pick me boy yang menampilkan perilaku meninggikan diri dengan merasa paling hebat, paling unggul, gagah atau paling berpengaruh, yang dilakukan bersamaan dengan sikap merendahkan orang lain demi memperoleh perhatian dan validasi. Maka dapat disimpulkan bahwa perilaku pick me dalam lima video tersebut dianggap relevan dan dapat dikategorikan sebagai bentuk takabur tercela, karena sama-sama menampilkan upaya meninggikan diri melalui perendahan terhadap pihak lain dalam konteks sosial.