Abstract:
JUARDI, NIM, 11908047 Manajemen Program Zakat Konsumtif Kreatif Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Badan Amil Zakat Nasional Kalimantan Barat, Skripsi, Prodi Manajemen Dakwah, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, IAIN Pontianak, 2025.
Latar belakang penelitian ini terkait penerapan unsur manajemen dalam melaksanakan proses distribusi pada suatu program zakat pada lembaga zakat nasional. Memadukan antara unsur manajemen dan melibatkan seluruh sumber daya manusia sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya agar distribusi menjadi tepat sasaran.
Tujuan dalam penulisan skripsi ini adalah: Pertama, bagaimana perencanaan pendistribusian zakat konsumtif kreatif rumah tidak layak huni (rtlh) oleh badan amil zakat nasional kalimantan barat?. Kedua, bagaimana pengorganisasian pendistribusian zakat konsumtif kreatif rumah tidak layak huni (rtlh) oleh badan amil zakat nasional kalimantan barat?. Ketiga, bagaimana pelaksanaan pendistribusian zakat konsumtif kreatif rumah tidak layak huni (rtlh) oleh badan amil zakat nasional kalimantan barat?. Keempat, bagaimana evaluasi pendistribusian zakat konsumtif kreatif rumah tidak layak huni (rtlh) oleh badan amil zakat nasional kalimantan barat?.
Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Untuk mengumpulkan data digunakan beberapa metode yaitu, observasi, dokumentasi dan wawancara. Kemudian data yang telah terkumpul tersebut dianalisis dengan teorinya Miles dan Huberman yaitu: Reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi teknik dan sumber.
Hasil pada penelitian ini yaitu perencanaan, segala perencanaan telah ditentukan oleh pihak Baznas pusat. Untuk tingkat provinsi hanya melanjutkan perencanaan yang telah dibuat dengan melakukan musyawarah dalam merealisasikannya. Pengorganisasian, kordinasi yang dilakukan hanya meneruskan perencanaan yang dilakukan oleh pusat dalam menentukan alokasi dana melalui survey secara langsung untuk menentukan layak atau tidaknya penerima dana tersebut, dan hal tersebut telah dibagi dalam bentuk tugas dari masing-masing tim yang ditugaskan. Pelaksanaan, pelaksanaan program rumah tidak layak huni, bahwasanya pelaksanaan berjalan dengan lancar yang sesuai dari perencanaan yang telah ditetapkan. Evaluasi, proses evaluasi lebih condonng terkait data dan kesesuaian dilapaangan yag biasanya dihadirkan dalam bentuk laporan sesuai dengan SOP.