Abstract:
TIO RIZKI KURNIAWAN, NIM. 22342022, menyusun tesis
dengan judul "Etika Bisnis Islam Dalam Penjualan Rokok Tanpa Pita
Cukai Oleh Pedagang Muslim Urban Kota Pontianak" Program studi
Magister Ekonomi Syariah, Pascasarjana, IAIN Pontianak, tahun 2025.
Fenomena peredaran dan penjualan rokok tanpa pita cukai di
Indonesia masih menjadi persoalan serius yang berdampak pada aspek
ekonomi, sosial, dan moral. Praktik ini tidak hanya menyebabkan
hilangnya penerimaan negara dari sektor cukai, tetapi juga menciptakan
persaingan usaha yang tidak sehat serta menimbulkan dilema etis,
khususnya ketika dilakukan oleh pedagang Muslim. Kota Pontianak
sebagai wilayah urban yang berdekatan tidak terlalu jauh dengan
kawasan perbatasan memiliki tingkat peredaran rokok tanpa pita cukai
yang relatif tinggi, sehingga relevan untuk dikaji dalam perspektif etika
bisnis Islam.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penjualan
rokok tanpa pita cukai, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong
terjadinya praktik tersebut, serta mengkaji implikasinya terhadap
konsep etika bisnis Islam. Pendekatan penelitian yang digunakan
adalah kualitatif dengan metode fenomenologis. Data diperoleh melalui
wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pedagang
Muslim urban di Kota Pontianak. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan kerangka etika Islam sebagaimana dikemukakan oleh
Majid Fakhry, yang meliputi etika skriptural, etika teologis, etika
filosofis, dan etika religius.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penjualan rokok
tanpa pita cukai dipengaruhi oleh faktor ekonomi, perilaku pasar, faktor
sosial, serta pertimbangan rasional pedagang dalam mempertahankan
keberlangsungan hidup. Dari perspektif etika bisnis Islam, praktik
tersebut bertentangan dengan prinsip keadilan, kejujuran, tanggung
jawab sosial, dan kepatuhan terhadap hukum sebagai bagian dari
kemaslahatan publik. Meskipun sebagian pedagang memiliki kesadaran
keagamaan, pertimbangan ekonomi jangka pendek cenderung lebih
dominan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan
bahwa penguatan etika bisnis Islam diperlukan sebagai landasan moral
dalam aktivitas perdagangan serta sebagai pendekatan komplementer
bagi kebijakan publik dalam menekan peredaran rokok tanpa pita cukai
di Kota Pontianak.