Abstract:
SYARIF MUHAMMAD DZAKI ALAYDRUS, Manajemen Komunikasi Forum Komunikasi Kebakaran Swasta Kalimantan Barat Dalam Melaksanakan Tugas Pemadaman; Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.
Penelitian ini dilatarbelakangi untuk mengetahui upaya pencegahan kebakaran dan kesiapsiagaan para relawan kepada masyarakat sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Perencanaan komunikasi yang dilakukan oleh pemadam kebakaran swasta pontianak dalam melaksanakan tugas pemadaman. adalah perencanaan komunikasi di forum komunikasi kebakaran swasta pontianak adalah memastikan respon cepat dan efektif dalam menghadapi kebakran dan melatih anggota tim dalam penggunaan alat komunikasi seperti radio HT serta tahap perencanaan kami harus siap siaga dan selalu datang ke tkp.
2) Pengorganisasian komunikasi yang dilakukan oleh pemadam kebakaran swasta pontianak dalam melaksanakan tugas pemadaman bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik seperti sistem nya siapa siap diya yang menluncur ke tempat kejadian kebakaran dan kami selalau berkomunikasi kepada pihak Kepolisian dan TNI serta mengirimkan tim pemadam kebakran kelokasi kebakaran. 3) Pelaksanaan komunikasi yang dilakukan oleh pemadam kebakaran swasta pontianak dalam melaksanakan tugas pemadaman adalam tugas pemadam seperti penanganan yang kami lakukan mengeblok rumah-rumah yang ada disamping kebakaran yang terjadi dan tingkat keparahan kebakaran yang ada serta kami informasikan kepada pak Ateng Tanjaya melalui radio HT situasi kebakaran yang terjadi 4) Evaluasi komunikasi yang dilakukan oleh pemadam kebakaran swasta pontianak dalam melaksanakan tugas pemadaman Evaluasi komunikasi dilakukan melalui analisis operasional, umpan balik dari pemangku kepentingan, dan perbaikan berkelanjutan. Temuan menunjukkan bahwa kecepatan dan akurasi penyampaian informasi telah meningkat di beberapa area, tetapi kekurangan infrastruktur komunikasi dan pelatihan masih memerlukan perhatian lebih lanjut. Upaya untuk memperbaiki sistem komunikasi, seperti pengadaan perangkat modern dan peningkatan pelatihan, telah dirancang sebagai tindak lanjut evaluasi.
Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data yang berhubungan dengan fokus masalah, sumber data pada penelitian ini adalah ketua dan sekretaris forum komunikasi kebakaran swasta serta ketua relawan pemadam Pontianak Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Forum telah berupaya memanfaatkan saluran komunikasi sederhana seperti radio dan aplikasi pesan instan, namun infrastruktur modern seperti perangkat berbasis satelit masih belum optimal digunakan. 2) Keterbatasan pelatihan anggota tim dalam penggunaan teknologi komunikasi dan tantangan geografis memperlambat respons di beberapa situasi darurat. 3) Tanpa sistem yang jelas, respons dapat menjadi kurang optimal dan beresiko memperburuk dampak kebakaran. 4) Upaya memperbaiki sistem komunikasi seperti pengadaan perangkat modern dan peningkatan pelatihan telah dirancang sebagai tindak lanjut evaluasi. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa forum komunikasi kebakaran swasta Kalimantan Barat memainkan peran strategis dalam penanggulangan kebakaran lahan dan rumah penduduk di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan sumber daya terbatas. Upaya forum ini mencakup perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi komunikasi untuk meningkatkan efektivitas koordinasi antara sektor swasta, pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran.