Abstract:
EFI ARFIANI, 12114013, Proses Pengambilan Keputusan Menikah Usia Senja Warga Binaan UPT Panti Sosial Mulia Dharma: Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Adab, Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025.
Pernikahan di usia senja, khususnya di lingkungan panti sosial, merupakan fenomena unik yang didasari kebutuhan psikologis kompleks. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pengambilan keputusan menikah pada lansia di UPT Panti Sosial Mulia Dharma dan menganalisis perbedaan dinamikanya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap dua pasangan suami-istri warga binaan dan diperkuat oleh significant other dari pihak panti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan menikah merupakan perjalanan psikologis tak terencana yang dipicu kebutuhan mengatasi kesepian (Teori Hirarki Kebutuhan Maslow). Bagi subjek SY, S, dan N, dorongannya adalah isolasi sosial, sedangkan bagi SU adalah rasionalitas menitipkan diri di masa tua. Penemuan pasangan terjadi alami melalui interaksi intensif (Teori Kedekatan). Ditemukan dua pola keputusan: (1) Pola Deliberatif-Harmonis, keputusan diambil melalui pertimbangan panjang yang menghasilkan hubungan harmonis, dan (2) Pola Pragmatis-Konfliktual, keputusan cepat karena desakan kebutuhan yang berdampak pada dinamika hubungan yang lebih rentan konflik.