ANALISIS GADAI MOTOR BERANTAI DI JALAN PARWASAL KOMPLEK AMI PERMAI KELURAHAN SIANTAN TENGAH KECAMATAN PONTIANAK UTARA PERSPEKTIF PASAL 385 KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH

Show simple item record

dc.contributor.advisor Syahbudi, Syahbudi
dc.contributor.advisor Wibowo, Arif
dc.contributor.advisor Luqman, Luqman
dc.contributor.advisor Suryani, Tina Zulfa
dc.contributor.author Safitri, Elly
dc.date.accessioned 2025-10-14T07:09:30Z
dc.date.available 2025-10-14T07:09:30Z
dc.date.issued 2025-10-14
dc.identifier.citation APA (American Psychological Association) en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7812
dc.description.abstract Elisapitri (11822054). Analisis Gadai Motor Berantai Di Jalan Parwasal Komplek Ami Permai Kelurahan Siantan Tengah Kecamatan Pontianak Utara Perspektif 385 Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Mu’ammalah) Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025. Tujuan Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui: 1) Untuk Mengetahui Praktik Gadai Motor Berantai Pada Jalan Parwasal Komplek Ami Permai Kelurahan Siantan Tengah Kecamatan Pontianak Utara. 2) Untuk Mengetahui Tinjauan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah Tentang Rahn Harta Pinjaman. Peneliti mengunakan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitian Normatif Empiris yang menggunakan metode Deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer yakni Studi Pustaka (Bibliography Study), Studi Dokumen (Document Study) dan Dokumentasia, dokumentasi, dan data sekunder yang diperoleh dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) dalam kaitannya dengan analisis gadai motor berantai yakni hasil studi pustaka, jurnal, artikel, majalah, internet dan sebagainya untuk mendukung penelitian. teknik analisis keabsahan data menggunakan teknik interpretasi, teknik evaluasi dan teknik sistematisasi. Sedangkan Teknik analisis data menggunakan pemeriksaan data (editing), klasifikasi (classification), verifikasi (Verification) dan Kesimpulan (Concluding). Argumentasi penelitian ini adalah bahwa standar manfaat dalam praktik ini bersifat dinamis, dari pada bersifat kaku. Implikasinya yaitu manfaat yang menjadi pegangan bersama dalam praktik ini cenderung tidak tertulis. Berdasarkan dari hasil penelitian ini, peneliti dapat menyimpulkan bahwa: 1). Pelaksanaan praktik akad gadai oleh masyarakat parwasal komplek ami permai tersebut dalam fiqh sudah memenuhi rukun dan syarat gadai, Tetapi dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) bab XIV tentang rahn bagian pertama rukun dan syarat rahn pasal 373 ayat (3) praktik akad gadai ini tidak memenuhi rukun dan syarat rahn. Karna dalam akad gadai motor ini hanya dilakukan secara akad lisan saja, sedangkan akad harus dinyatakan oleh para pihak secara lisan, tulisan, dan isyarat. Sehingga terdapat kecacatan dalam akad tersebut. 2). Pada analisis akad gadai motor berantai di Jalan Parwasal Komplek Ami Permai bahwa murtahin (pihak kedua) melakukan kehendak sendiri yakni menggadaikan Kembali motor kepada pihak ke tiga yang mana hal ini murtahin belum mendapatkan izin secara mutlak dari rahin (pihak pertama) untuk menggadaikan motor kepada pihak ke tiga untuk dijadikan jaminan, Hal ini menjadi tidak boleh, karna akad gadai motor tersebut dilakukan oleh pihak ke dua dan pihak ke tiga sebab tidak mendapati izin secara mutlak dari pihak pertama sesuai bagian ke 4 tentang rahn harta pinjaman pasal 385 ayat (1) dan ayat (2). en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.subject Gadai en_US
dc.subject Motor en_US
dc.subject Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) en_US
dc.title ANALISIS GADAI MOTOR BERANTAI DI JALAN PARWASAL KOMPLEK AMI PERMAI KELURAHAN SIANTAN TENGAH KECAMATAN PONTIANAK UTARA PERSPEKTIF PASAL 385 KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH en_US
dc.type Silabus en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account