Abstract:
SITI NUR ZULAINA (11811138). Kearifan Lokal pada Tradisi Becerak Masyarakat Bugis Perantauan Desa Wajok Hilir (Tinjauan Pendidikan islam). Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025.
Tujuan penelitian dalam skripsi ini yaitu untuk mengetahui tentang 1) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi Becerak di masyarakat Bugis perantauan. 2)Untuk mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi Becerak. 3)Untuk menganalisis tradisi Becerak dalam perspektif pendidikan Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data berupa reduksi data, penyajian data kemudian melakukan penarikan kesimpulan dan uji keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik triangulasi data dan member check
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pelaksanaan Tradisi Becerak di Desa Wajok Hilir merupakan budaya yang menyatukan nilai keagamaan dan kearifan lokal dengan dilaksanakan turun-temurun, di surau, atau rumah guru ngaji, dengan melibatkan keluarga, guru ngaji. Proses pelaksanaannya mencakup pembukaan, pembacaan Al-Qur’an, pemberian nasehat, dan makan bersama, yang semuanya dijalankan dengan adab dan aturan tak tertulis, Guru ngaji memegang peranan penting sebagai pembina spiritual. 2) Tradisi ini memuat nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, kesopanan, penghormatan kepada orang tua, kesederhanaan, dan pelestarian identitas budaya Bugis, yang diwariskan lintas generasi dan menjadi perekat hubungan sosial masyarakat. 3) Nilai-nilai pendidikan Islam dalam Tradisi Becerak mencakup nilai religius melalui pembacaan Al-Qur’an dan doa, nilai ukhuwah melalui gotong royong warga, nilai moral dan adab