Abstract:
SULIS ANDRYANI, Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Aritmatika Sosial: Fakultas
Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Tadris Matematika Institut
Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.
Latar belakang dalam penelitian ini adalah untuk mengembangkan
kembali LKPD yang telah ada sebelumnya menjadi lebih menarik dan
melengkapi setiap indikator serta konsep sederhana, berdasarkan hasil pra-
wawancara kepada peserta didik bahwa LKPD yang digunakan kurang
menarik, yang membuat peserta didik merasa bosan dalam memahami
pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini terbagi menjadi dua tujuan utama.
(1) menganalisis proses pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik
berbasis Problem Based Learning pada materi Aritmatika Sosial; (2)
menilai kepraktisan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Problem Based
Learning pada materi Aritmatika Sosial.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and
Development (R&D). Model penelitian ini menggunakan model 4-D dengan
4 tahap yaitu: (1) Define (Pendefinisian); (2) Design (Perancangan); (3)
Development (Pengembangan) dan (4) Disseminate (Penyebaran). Teknik
pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Teknik
Komunikasi Tidak Langsung dan (2) Teknik Observasi. Instrumen yang
digunakan adalah: (1) Lembar Angket dan (2) Pedoman Observasi.
Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan adalah: (1) Analisis
Kevalidan LKPD dan (2) Analisis Kepraktisan LKPD.
Berdasarkan hasil analisis data; (1) Proses Pengembangan LKPD
Berbasis Problem Based Learning pada materi aritmatika sosial yaitu (a)
Define, adalah proses peneliti menentukan syarat-syarat pengembangan
LKPD, menentukan konsep materi yang akan ditampilkan dan menganalisis
kurikulum yang berlaku di sekolah; (b) Design, adalah proses peneliti mulai
merancang desain dan menyusun kriteria tes yang jelas dan terukur; (c)
Development, proses yang menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan
layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran matematika, dengan
persentase validasi materi sebesar (99,4%) kategori sangat valid dan validasi
media sebesar (91,9%) kategori sangat valid; (d) Disseminate, proses peneliti
menyebarkan LKPD kepada peserta didik dan akan menerbitkan artikel
ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi guna penyebaran yang lebih luas;
(2) Pada tahap kepraktisan menunjukan bahwa LKPD yang dikembangkan
praktis untuk digunakan, dengan persentase sebesar (89,5%) dengan
kategori sangat praktis;