Abstract:
Cici Citra Utami Bella Permatasari. Analisis Butir Soal Pilihan Ganda Ulangan Umum Semester Genap pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs Nahdlatus Syubban Tahun Ajaran 2024/2025.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi instrumen pembelajaran, khususnya dalam konteks ulangan umum semester. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya mutu instrumen evaluatif dalam mengukur kemampuan siswa secara adil dan akurat. Fokus utama kajian ini adalah menganalisis kualitas butir soal melalui lima aspek, yaitu validitas konstruk, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, serta efektivitas pengecoh.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Data diperoleh dari hasil ulangan umum semester genap kelas VIII dan dianalisis secara deskriptif menggunakan bantuan perangkat lunak: SmartPLS versi 3.0 untuk uji validitas konstruk, IBM SPSS versi 3.1 untuk pengujian reliabilitas, serta Microsoft Excel untuk menghitung validitas isi, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan efektivitas pengecoh.
Hasil analisis menunjukkan bahwa validitas isi metode Aiken’s V terhadap 50 butir soal diperoleh nilai V=0,6975, yang berada pada kategori tinggi. Sedangkan validitas konstruk dari total 50 butir soal, 20 soal (40%) dinyatakan valid, sedangkan 30 soal (60%) tidak valid. Nilai reliabilitas instrumen berdasarkan Cronbach’s Alpha adalah 0,764 yang mengindikasikan tingkat konsistensi internal yang tinggi. Dalam hal tingkat kesukaran, 24% soal termasuk kategori sulit, 28% sedang, dan 48% tergolong mudah. Sementara itu, 62% butir soal memiliki daya pembeda dalam kategori cukup hingga sangat baik, dan sisanya 38% tergolong kurang baik. Analisis terhadap efektivitas pengecoh menunjukkan bahwa 97,3% opsi jawaban berfungsi optimal, 2,7% perlu diperbaiki, dan 1,3% perlu diganti karena tidak berfungsi.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan kualitas butir soal termasuk dalam kategori cukup baik, namun masih diperlukan perbaikan pada beberapa bagian untuk mencapai kualitas soal yang optimal.