Pandangan Tokoh Madura Kota Pontianak Terhadap Pernikahan Dini Dikalangan Masyarakat Madura Kota Pontianak

Show simple item record

dc.contributor.advisor Haliah, Dahliah
dc.contributor.advisor Qomaruzzaman, Qomaruzzaman
dc.contributor.advisor Wagiyem, Wagiyem
dc.contributor.advisor Baihaqi, Baihaqi
dc.contributor.author Ahmad, Ramdani
dc.date.accessioned 2025-08-27T02:12:55Z
dc.date.available 2025-08-27T02:12:55Z
dc.date.issued 2025-06
dc.identifier.citation APA (American Psychological Association) en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7548
dc.description.abstract RAMDANI AHMAD (NIM12012068), "Pandangan Tokoh Madura Kota Pontianak Terhadap Pernikahan Dini Dikalangan Masyarakat Madura", Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengungkap pandangan tokoh masyarakat Madura di Kota Pontianak terhadap praktik pernikahan dini di kalangan masyarakat Madura, dan 2) Menganalisis perspektif hukum keluarga Islam terhadap pandangan tokoh masyarakat Madura di Kota Pontianak terhadap praktik pernikahan dini di kalangan masyarakat Madura. Metode peneliti yang digunakan adalah _(jenis penelitian: penelitian lapangan; metode penelitian: deskriptif-kualitatif) dan pendekatan socio-legal research. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dengan tokoh masyarakat Madura, sedangkan data sekunder berasal dari literatur, jurnal, dan dokumen terkait. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, sedangkan alat pengumpulan data berupa pedoman wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pandangan tokoh masyarakat Madura di Kota Pontianak terkait praktik pernikahan dini beragam, ada yang memperbolehkan karena alasan mencegah perzinaan namun ada pula yang menolak karena alasan kesiapan calon pasangan; 2) Dari perspektif hukum keluarga Islam, pandangan sebagian besar tokoh masyarakat Madura yang memperbolehkan pernikahan dini sejalan dengan prinsip baligh dan rukun pernikahan, namun kurang memperhatikan prosedur pencatatan dan persetujuan keluarga. Secara umum, terdapat kesamaan dan perbedaan antara pandangan tokoh masyarakat Madura dengan perspektif hukum keluarga Islam yang perlu diselaraskan untuk mencapai kemaslahatan. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.subject Pernikahan Dini en_US
dc.subject Pandangan Tokoh en_US
dc.subject Masyarakat Madura en_US
dc.subject Hukum Keluarga Islam en_US
dc.title Pandangan Tokoh Madura Kota Pontianak Terhadap Pernikahan Dini Dikalangan Masyarakat Madura Kota Pontianak en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account