Abstract:
JESIKA MENTARI, NIM (12016060), ANALISIS KINERJA
KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK
INDONESIA. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Akuntansi
Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak,2024.
Rasio likuiditas dapat diukur dengan memakai Current Ratio dan Quick
Ratio, yang menilai seberapa baik aset lancar perusahaan dapat dipakai untuk
memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Profitabilitas ROA mengukur efisiensi
perusahaan dalam memanfaatkan asset untuk menciptakan laba, sementara ROE
memperlihatkan efektivitas perusahaan dalam mengelola ekuitas dan mengukur
pengembalian investasi yang diterima oleh pemilik modal atau pemegang saham.
Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan PT Unilever
Indonesia Tbk, PT Kalbe Farma Tbk, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk dengan
memakai rasio Profitabilitas dan Rasio Likuiditas sedari 2019-2023. Data yang
dipakai adalah neraca dan laporan laba rugi perusahaan-perusahaan tersebut, yang
tersedia di situs resmi Bursa Efek Indonesia. Studi ini memakai metode analisis data
kuantitatif, dengan data sekunder dari laporan keuangan yang telah diaudit sebagai
sumber informasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Kinerja keuangan perusahaan
manufaktur tahun 2019-2023 berdasarkan ROA bahwa PT Unilever Indonesia Tbk,
rata-rata 31,79%, berada di atas standar industri sebesar 30%, PT Kalbe Farma Tbk,
dengan rata-rata 12,09%, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk, rata-rata 6,09%
keduanya berada di bawah standar industri, menunjukkan kondisi yang kurang baik.
2) Kinerja keuangan perusahaan manufaktur tahun 2019-2023 berdasarkan ROE,
PT Unilever Indonesia Tbk menunjukkan kinerja keuangan yang sangat baik rata-
rata 138,90%, di atas standar industri 40%. PT Kalbe Farma Tbk dan PT Indofood
Sukses Makmur Tbk rata-rata sebesar 14,66% dan 11,22%, keduanya jauh di bawah
standar industri 40%, kondisi yang kurang baik. 3) Kinerja keuangan perusahaan
v
manufaktur tahun 2019-2023 berdasarkan CR PT Unilever Indonesia Tbk rata-rata
61,75%, berada di bawah standar industri 200%, kondisi yang kurang baik. PT
Kalbe Farma Tbk rata-rata 431,91%, di atas standar industri 200%, menunjukkan
kondisi yang sangat baik. PT Indofood Sukses Makmur Tbk, rata-rata 153,79%,
juga berada di bawah standar industri 200%. 4) Kinerja keuangan perusahaan
manufaktur tahun 2019-2023 berdasarkan quick ratio, PT Unilever Indonesia Tbk
rata-rata 41,86% berada di bawah standar industri sebesar 150%, menandakan
kondisi kurang baik. PT Kalbe Farma Tbk rata-rata sebesar 277,84%, menunjukkan
perusahaan dalam kondisi baik. PT Indofood Sukses Makmur Tbk, rata-rata sebesar
111,72%, menunjukkan kondisi yang kurang baik karena di bawah standar industri
150%.