ARTIKEL OPINI MEMUPUK NILAI IBADAH BERDAMPAK TERHADAP KEHIDUPAN (Kesadaran Beragama Bertumbuh, Bukan Kebiasaan Berulang)

Show simple item record

dc.contributor.author Ma'ruf, Ma'ruf
dc.date.accessioned 2026-10-16T04:22:11Z
dc.date.available 2026-10-16T04:22:11Z
dc.date.issued 2026-10-07
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/9801
dc.description.abstract AGAMA bukan semata doktrin, tapi juga metode penyampaian. Bahwa kebanyakan kita berhadapan dengan orang yang lebih dominan perasaan daripada pikiran. Umumnya mengedepankan emosi daripada intelek. Karena itu, pendekatan agama harus mementingkan rasa kemanusiaan, metode diskusi dan karakter kepedulian. Jangan sampai tindakan kekerasan mengatas-namakan disiplin, dan taat regulasi, sehingga menjadi bumerang lembaga pendidikan. Bagi masyarakat, tindakan kekerasan pasti dilawan dengan kekerasan. Sedangkan di sekolah, madrasah, pondok pesantren (pontren), jika kekerasan dilakukan kakak tingkat (kating) senior, maka pasti akan menumbuhkan rasa dendam di hati yunior, serta pewarisan sikap "pembantaian" yang terjadi berulang pada setiap tingkatan tahun ajaran. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.title ARTIKEL OPINI MEMUPUK NILAI IBADAH BERDAMPAK TERHADAP KEHIDUPAN (Kesadaran Beragama Bertumbuh, Bukan Kebiasaan Berulang) en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account