Abstract:
MUSIBAH KARHUTLA di Kalimantan mendatangkan petaka yang besar bagi
masyarakat Kalimantan pada khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Dampak
yang sama juga dirasakan oleh negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Brunei
Darussalam. Secara kesehatan, KARHUTLA dengan kabut asap yang pekat, kotor dan
berbahaya, dapat berakibat infeksi saluran pernapasan akut, sehingga sangat merusak kesehatan
paru dan mengancam kesehatan jantung. Jangka waktu lama, beresiko mengurangi kecerdasan
otak anak, melemahkan daya tahan tubuh dan iritasi pada mata.
Lebih dari empat ribu (4.000) hektar perkebunan sawit terbakar hangus menjadi abu.
Perkebunan karet dilahap si-jago merah, yang tersisa adalah debu. Banyak masyarakat
kehilangan mata pencaharian. Orang kaya jatuh miskin, orang miskin semakin miskin. Otomatis,
KARHUTLA di Kalimantan dapat mengurangi pendapatan ekonomi harian. Disamping angka
pengangguran meningkat karena usia produktif yang besar sebagai potensi surplus demografi.
Namun tidak terserap oleh lapangan pekerjaan.