ARTIKEL OPINI KETENANGAN SUMBER KEBIJAKSANAAN SEBAGAI PONDASI KEBAHAGIAAN

Show simple item record

dc.contributor.author Sabran, Ma'ruf Zahran
dc.date.accessioned 2026-10-07T07:46:13Z
dc.date.available 2026-10-07T07:46:13Z
dc.date.issued 2026-09-08
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/9764
dc.description.abstract BAHAGIA bukan datang tanpa upaya. Upaya pemantik untuk undangan kebahagiaan ialah ketenangan. Kenapa gerangan? Karena ketenangan merupakan sumber kebijaksanaan (hikmah). Sikap bijak dapat membuat seseorang lebih tenang menjalani kehidupan dengan berpikir waras, berakal sehat, bertindak tepat, berhitung cermat. Kehidupan di dunia ibarat roda pedati yang berputar menggilas waktu, siklus terus berjalan. Kadang manusia berada di posisi atas, samping kanan, bawah, samping kiri. Tidak ada yang salah dari keempat posisi tersebut. Posisi selalu baik, sangat bergantung kepada cara menyikapi situasi yang cepat berubah. Karena itu, kehidupan harus ditempuh dengan bijak. Bijak dalam arti tidak memaksakan kehendak ketika kehendak manusia berlawanan dengan kehendak Tuhan. Meyakini bahwa setiap orang sedang menjalani kalung takdir yang melekat pada leher mereka. Berhikmah Imam Ahmad ibnu Athaillah As-Sakandari (wafat: Mesir, 709 H) menulis dalam kitab Al-Hikam: "Setiap orang pasti memiliki kalung takdir. Sehingga bagaimanapun mereka berupaya keluar dari takdir. Sungguh setiap orang telah dipagari oleh sekat pagar takdir, tanpa terlampaui. Justru itu, bebaskan dirimu dari menanggung beban berat orang lain yang memayahkan punggungmu. Kecuali hanya sebatas menjalankan kewajiban dan amanah. Selebihnya, selamatkan dirimu saja." Pada tataran ini, Imam Ahmad telah mendidik untuk beriman kepada takdir. Menerima dengan lapang takdir baik dan takdir buruk dari Allah Ta'ala. Artinya, takdir baik mengandung hikmah kebijaksanaan. Takdir buruk mengandung hikmah kebijaksanaan. Karena keduanya bersumber dari Allah sang-Penentu. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.title ARTIKEL OPINI KETENANGAN SUMBER KEBIJAKSANAAN SEBAGAI PONDASI KEBAHAGIAAN en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account