BELAJAR DARI JIWA SEMESTA BUKTI KEBENARAN TUHAN

Show simple item record

dc.contributor.author Sabran, Ma'ruf Zahran
dc.date.accessioned 2026-08-27T06:19:58Z
dc.date.available 2026-08-27T06:19:58Z
dc.date.issued 2026-08-12
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/9613
dc.description.abstract JIWA yang sehat ialah jiwa yang mengenal diri, lalu setelah mengenalnya, berserah diri sajalah kepada Allah. Jika tidak, maka jiwa akan terus-menerus terombang-ambing menyikapi suka terhadap takdir baik mengenai diri sendiri atau diri orang lain. Padahal kesukaan tersebut hanya bersifat sementara. Sebaliknya jika takdir buruk yang menimpa, disikapi dengan duka. Padahal kedukaan tersebut bersifat sementara pula. Kecuali bagi mereka yang beriman kepada takdir baik untuknya, dan beriman kepada takdir buruk untuknya. Kedua takdir tersebut berasal dari Allah Ta'ala. Lalu adakah yang rugi, jika sesuatu diyakini datang dari-nya? en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.title BELAJAR DARI JIWA SEMESTA BUKTI KEBENARAN TUHAN en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account