Abstract:
Penulis pernah melihat tayangan video di sebuah forum lintas
agama yang diisi oleh Zakir Naik (pakar kristologi), pada saat itu
ada salah seorang peserta dari kalangan Kristiani yang menyatakan
bahwa ia menemukan lebih dari 20 (dua puluh) kesalahan gramatikal
di dalam al-Qur`an. Kemudian ia menampilkan beberapa ayat yang
menurutnya salah dari aspek gramatikal bahasa Arab.
Menanggapi hal ini, Zakir Naik menjawab tidak mungkin al
Qur`an menyalahi tata bahasa Arab sebab tata bahasa Arab itu sendiri
bersumber dari al-Qur`an. Logika sederhananya, tidak mungkin
sumber menyalahi dari produk yang dihasilkan. Argumentasi yang
disampaikan ini, menurut penulis, kurang memberikan kepuasan
dan kejelasan secara ilmiah terhadap persoalan yang dituduhkan.
Kritikan terhadap gramatikal bahasa (khususnya pada aspek i`rob),
akan lebih tepat apabila dijawab dengan penjelasan secara mendetail,
kata-perkata, tentang gramatikal juga.