| dc.contributor.advisor | Fachurazi, Fachurazi | |
| dc.contributor.advisor | Ayulestari, Isna | |
| dc.contributor.advisor | Rafiuddin, Muhammad | |
| dc.contributor.author | Somad, Abdul | |
| dc.contributor.author | Ghifari, Muhammad Azhar al | |
| dc.contributor.author | Meida, Henydar | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-19T08:32:58Z | |
| dc.date.available | 2026-06-19T08:32:58Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-17 | |
| dc.identifier.citation | Dalam perencanaan bisnis, penyusunan proyeksi keuangan diperlukan untuk menggambarkan kondisi usaha di masa mendatang melalui estimasi pendapatan, biaya operasional, kebutuhan modal kerja, serta arus kas. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8916 | |
| dc.description | Abdul somad (12315077) Muhammad Azhar al ghifari (12315154) Henydar meida (12315036) | en_US |
| dc.description.abstract | Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama pada sektor perbankan syariah, pasar modal syariah, dan pembiayaan usaha berbasis prinsip Islam. Kondisi ini membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperoleh sumber pendanaan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga sesuai dengan nilai keadilan, transparansi, dan larangan riba. Dalam menjalankan sebuah usaha, aspek keuangan menjadi fondasi utama karena menentukan bagaimana suatu bisnis dapat bertahan, berkembang, dan memberikan manfaat jangka panjang. Oleh sebab itu, pemahaman mengenai aspek keuangan syariah menjadi penting dalam menilai prospek dan kelayakan suatu investasi. Dalam perencanaan bisnis, penyusunan proyeksi keuangan diperlukan untuk menggambarkan kondisi usaha di masa mendatang melalui estimasi pendapatan, biaya operasional, kebutuhan modal kerja, serta arus kas. Proyeksi ini membantu pelaku usaha dalam melihat kemampuan bisnis menghasilkan keuntungan dan mengelola risiko yang mungkin muncul. Selain itu, analisis titik impas atau Break Even Point juga diperlukan agar pelaku usaha mengetahui kapan usaha mulai menghasilkan laba dan berapa jumlah minimum penjualan yang harus dicapai agar tidak mengalami kerugian. | |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Fakultas ekonomi dan bisnis islam | en_US |
| dc.subject | Corporate public relation | en_US |
| dc.title | ASPEK KEUANGAN SYARIAH PROYEKSI DAN KELAYAKAN INVESTASI | en_US |
| dc.type | Tugas Kuliah | en_US |