Abstract:
Syekh Muhammad Abduh (lahir: Mesir, 1849, wafat: Mesir, 1905) seorang pembaharu
pemikiran dalam Islam mengatakan setiap ibadah yang dikerjakan harus sanggup memberi
dampak (atsar) bagi akhlak seseorang. Akhlak yang baik merupakan parameter kualitas ibadah
yang diterima. Sedangkan akhlak yang buruk menjadi parameter kualitas ibadah yang ditolak.
Artinya, sebuah kemestian bahwa ibadah yang benar akan membuahkan akhlak yang mulia.
Karena ibadah formal (mahdhah) memiliki batasan waktu, ruang, kondisi, selain syarat dan
rukun. Adapun akhlak merupakan ibadah non formal (ghairu mahdhah) di setiap waktu dan
ruang.