Abstract:
TERLUPAKAN saat kini kita berada di hari mulia dan bulan mulia. Sudahkah
diketahui? Apabila kemuliaan bulan Ramadan terletak di sepuluh hari dan malam terakhir
Ramadan, terutama tanggal ganjil. Tentang kemuliaan bulan Zulhijjah terletak di tanggal satu
sampai sepuluh Zulhijjah. Malam dan siangnya, siang dan malamnya, baik hitungan tanggal
genap maupun tanggal ganjil. Berdasarkan firman Tuhan: "Demi waktu fajar. Demi malam yang
sepuluh. Demi genap dan ganjil. (Al-Fajar:1-3)."
Para ulama menyebut ayat tersebut berbicara tentang keutamaan sepuluh hari pertama
bulan Zulhijah. Tatkala banyak manusia lalai dalam memanfaatkan waktu mustajabah dari hari
hari yang seharusnya digunakan untuk membanyak mengingat Allah (ayyamullah). Di bulan ini,
zikir berupa perkataan seperti ucapan tasbih, takbir, tahmid, tahlil, selawat, membaca Alquran
dan mengkajinya lebih ditingkatkan. Zikir perbuatan seperti puasa di tanggal satu sampai
sembilan Zulhijah perlu dilakukan. Salat sunah dan salat malam, bersedekah, banyak membantu,
berhaji dan berumrah bagi yang mampu. Sungguh, pesan Rasulullah Saw bahwa keutamaan
sepuluh hari pertama bulan Zulhijah tidak akan tergantikan selama hidup, meskipun seseorang
telah berjihad di jalan-Nya. Kecuali ia berangkat berjihad dengan jiwa dan harta. Kemudian
jiwanya gugur sebagai syahid serta hartanya hilang, barulah setara dengan keutamaan sepuluh
hari pertama di bulan Zulhijah.