MEMAHAMI PESAN EDUKASI SPIRITUAL DALAM PROSESI KURBAN

Show simple item record

dc.contributor.author Sabran, Ma'ruf Zahran
dc.date.accessioned 2026-06-05T03:39:05Z
dc.date.available 2026-06-05T03:39:05Z
dc.date.issued 2026-05-20
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8821
dc.description.abstract MENELISIK beberapa pesan edukasi spiritual yang terdapat dalam prosesi kurban, mengingatkan kita dialog yang terjadi antar generasi. Betapa tidak, ayahnda Ibrahim mau mendengar pesan dan kesan anaknda Ismail tentang ajaran Allah, mencintai ayahnda Ibrahim sebagai sosok seorang Nabi. Dan bunda Hajar dengan tulus mengorbankan anak semata wayang, sibiran tulang, dimanja dan disayang, belahan jantung. Bunda Hajar serahkan anaknya kepada Tuhan, meskipun sebenarnya, ia tidak tega jika anaknya dikorbankan. Namun, taat kepada Allah di atas segalanya, termasuk sayang bunda kepada sang anak. Dalam tidur, Ibrahim sang Rasul bermimpi, mimpi tentang wahyu Tuhan. Nabi Ibrahim diperintah menyembelih anaknda Ismail. Ketika mimpi tersebut diungkap, anaknda Ismail menerima dirinya untuk dikurbankan. Respon anaknda Ismail seperti yang direkam kitab suci Alquran ialah: " ... Hai ayahku, tunaikan apa yang diperintahkan kepadamu. Pasti engkau akan mendapatiku, insya Allah sebagai orang yang sabar.(Ash-Shaffat:102)." en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.title MEMAHAMI PESAN EDUKASI SPIRITUAL DALAM PROSESI KURBAN en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account