ARTIKEL OPINI TOLAK UKUR KEDAULATAN PENDIDIKAN DALAM EKONOMI GLOBAL

Show simple item record

dc.contributor.author Sabran, Ma'ruf Zahran
dc.date.accessioned 2026-04-28T07:30:39Z
dc.date.available 2026-04-28T07:30:39Z
dc.date.issued 2026-04-28
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8699
dc.description.abstract SEJAK tahun 2020 gaung pasar bebas semakin nyaring terdengar. Bahkan beberapa produk dalam negeri sudah kalah saing dengan produk luar negeri. Pengrajin lokal terpinggirkan dengan beberapa alasan. Biaya produksi yang mahal sehingga tidak tertutupi dengan harga penjualan yang murah. Barang impor membanjiri pasar lokal di Indonesia. Dengan harga yang lebih murah, kualitas barang terjamin, dan penjualan online. Satu demi satu, pengusaha Indonesia berjatuhan, dan banyak pengrajin "gulung tikar." Alih generasi ke generasi semakin menyedikitkan penggunaan tenaga manusia. Dari masyarakat agraris ke masyarakat industri telah banyak memangkas tenaga buruh. Perusahaan dengan mesin telah menggantikan tenaga manusia. Kini, alih teknologi industri ke teknologi digital, tidak hanya memangkas tenaga manusia. Namun juga efesiensi waktu, tempat, tenaga, contohnya ATM. Dampaknya, banyak bank-bank yang "merumahkan" karyawan. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.title ARTIKEL OPINI TOLAK UKUR KEDAULATAN PENDIDIKAN DALAM EKONOMI GLOBAL en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account